THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Sunday, 8 June 2014

Melalui doa



Belum bisa menggapai tangan
Melalui doa ia kusentuh
Bersuara perlahan
Airmata membicarakan rindu dan butuh
Belum bisa berjalan bersisian
Tabah menanti ditepian hati tanpa jenuh

Dan hanya…
Melalui doa kuhabiskan waktu dalam rindu
Untuk berpadu
Menorehkan cerita pada kehidupan baru


Wednesday, 3 July 2013

kabut rindu

Langit...
kenapa engkau tampak bermuram durja
tiga kali pagi terasa sendu
buat rindu membuncah tuk melangkah bersama hangat mentari...
benar ternyata
dingin itu tak bisa diceritakan tapi dirasakan...
penuh kabut
tapi nama itu selalu tersebut
ahh rindu ini masihkah pantas kurasa

Monday, 29 April 2013

Mungkin Tak Ada

Inginku melihat mentari
Rasakan hangatnya sinar
Setiap hari
jam
menit
detik

Lalu aku harus bertanya pada siapa
Mungkin tiada cinta
apalagi sayang
Ini hanya sesaat...
Tersapu waktu lalu menghilang


Bisakah...
Mampukah...

Dulu ku mampu melepas mentari tenggelam dengan senyum penuh ikhlas
di sebuah gerbang yang menyimpan penuh cerita ku lambaikan tangan
Dan berkata...
Selamat tinggal...
Mungkin ini kali terakhir ku bersua
Sebab mentari kan beredar mengitari bumi...
Entah dimana...

Tapi ternyata Tuhan menggariskan bumi bersua dengan mentari
pada keesokan harinya
terus begitu
hingga bunga-bunga pun bermekaran menghiasi taman
tempat bersenda gurau menikmati fajar dan senja...






Tapi kini
belum sampai pada melepas...
Membayangkan esok mentari takkan terbit lagi saja
rasanya tak sanggup

Lambaian tanganku pun terasa hampa
Tangis pun tak sanggup keluar
Sebab tak mampu terlontar kata
Meski membatin pun tak lagi ku sanggup....

Kulihat mentari beranjak tenggelam
lunglai kulihat
Pertanda hampa
kecewa pada titik puncak
pada jarak yang tak lagi bersahabat...


Akan kah bersua kembali rasa?
Jika saling kecewa yang di rasa...

tak ada tanda rona kehidupan hadirkan senyum
tak ada
tak ada









Saturday, 23 February 2013

Sebenarnya rasa

Tak ada kata yang mampu mengatakan rasa yang sebenarnya
Rasa bukan hitungan matematis
Tak bisa dijawab dengan kemampuan aritmatika atau linguistik
Atau bahkan oleh kemampuan interpersonal








Abstrak



Terwujud dalam perilaku
Tanpa bisa seutuhnya diungkapkan

Karena rasa adalah rasa

Itu saja...

Thursday, 6 December 2012

Takkan pernah sanggup tanpa-Mu

Entah sudah berapa detik
menit
jam
hari
bulan

yang aku lewati tanpa dengar hati mereka
hati yang dipenuhi suka
hati yang dipenuhi luka

keberadaanku saat ini
mungkin bagi orang lain
tak bernilai apa-apa
tak berarti apa-apa
tapi bagiku berarti banyak

aku bisa mendengar lagi suara-suara hati mereka

aku mulai meniti lagi jalinan ikatan hati
agar semakin kuat...

semakin kuat dalam merasa
apa bagian terpenting yang mereka perlukan

paling tidak aku ingin membersamai mereka
selama aku masih mampu

sulit jika dirasa
karena butuh banyak pengorbanan akan ego yang tak berkesudahan

tapi Ya Rabb...
sungguh...
dengan segala kerendahan hati...
aku memohon maghfirah-Mu...
atas segala hal yang pernah aku perbuat
yang mungkin menjadi salah satu dari banyak hal
yang membuat langkah ini kian sulit

dengan segala kerendahan hati pula
aku memohon rahmat-Mu...
agar aku bisa membersamai mereka...
menjadi telinga yang siap untuk mendengar
menjadi tangan yang siap untuk merengkuh
menjadi bahu yang siap untuk bersandar
menjadi kaki yang siap untuk menopang

dan untuk masalah hati
aku yakin pada-Mu Ya Rabb...
aku yakin bahwa Engkau Maha Mengetahui
aku sayang padanya Ya Rabb....

maaf....
maafkan aku yang tidak bisa menjaga ketulusan hatiku
maafkan aku Ya Rabb...

kini...
sepenuhnya aku berserah pada-Mu

berat Ya Rabb
berat...

jangan jauh Ya Rabb
jangan jauh dariku...
jangan jadikan aku menjauh lagi dari-Mu...

karena aku takkan sanggup
takkan pernah sanggup tanpa-Mu...







Tuesday, 4 December 2012

satu-satunya hak

Sungguh sedang tak ingin jauh...
entah kenapa rasanya air mata ini terus mengalir tanpa henti...
meski tak pernah nampak
namun hati ini basah

Sungguh yang kuinginkan
tak ada lagi beban di pundak mereka yang tersayang
inginku menata rumah menjadi sejatinya rumah...
penuh dengan cinta
meski butuh waktu yg tak bisaa dikata sebentar..

dan jika aku jauh lagi

entah berapa kisah lagi yang kutinggal pergi
entah berapa sudut rumah lagi yang tak tersentuh

Ya Rabb...
mungkin aku tak ada hak untuk bicara
tapi aku masih punya satu hak yang akan kugunakan...
hak untuk memohon pada Engkau Yang Maha Agung
hak untuk berdoa pada Engkau Yang Maha Pemurah..

Hanya pada-Mu ya Rabb...
aku memohon kemudahan....

Sunday, 25 November 2012

Berserah pada-Mu

Ya Rabb...
Sungguh Engkau memiliki perhitungan
Hanya kepada-Mu lah tempatku kembali...
Hanya kepada-Mu aku berharap...

Friday, 24 August 2012

Helai yang menghilang

Air mata itu tumpah
Mengiringi helai demi helai (lagi)


_semoga itu yang terakhir_

Tuesday, 21 August 2012

Berlari ku tak ingin
Merengkuh ku tak mampu
Sesaat setelah Hadir simfoni yang ku sangka intermezzo
Kini bersenandung pada setiap nada kehidupanku
Menghadirkan alunan rindu
bercampur sendu

Bersama dalam menuangkan secangkir madu kehidupan yang menjaga kemurnian hati
Karena tulusnya lebah menghasilkan kasih terbaiknya

Tapi ternyata belum
Belum semurni itu
Masih ada pencampuran ego, murka penyebab duka

Lantas, adakah masih tersisa kemurnian itu

Masihkah mampu menjadi bening kembali?



Sunday, 19 August 2012

Semu





















* Gambar dari www.deviantart.com *

Memilih memandang punggung itu dari jauh...


Lebih baik jika melihat punggung itu menjauh terus melangkah menjauh
tanpa pernah melihat wajahmu lebih dekat



Sakit??

Yaaa.... Tapi takkan sesakit jk dia sempat berbalik ke arahmu ...
Lantas pergi

Sesaat kau bahagia bisa lihat wajahnya lebih dekat
Tapi semu..

Ahhh bukankah di dunia ini memang takkan ada yang abadi

Lalu kenapa lantas kau harus merasa sangat terluka???


Saturday, 28 July 2012

Meminta hanya kepada-Nya

Qalbun salim, hati yang bersih, akan senantiasa tersentuh dengan permasalahan saudara-saudaranya, sekalipun laut memisahkan

jadi hatilah perantaranya

Ia mampu menghapuskan jarak meski laut memisahkan

Ya Allah, Engkau Maha Segalanya

Menjaga hati bukan hal yang mudah...

Tapi bukan berarti tak mungkin

Selama kita terus berikhtiar untuk menjaganya

Ikhtiar dilakukan dengan kontinu penuh rasa sabar

Sabar manusia pun berbatas, tapi apabila kita meminta kesabaran pada-Nya maka rasa sabar kita akan ditambah...

Dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan dan perlindungan...

Thursday, 26 July 2012

Obat penawar lara

Bolehkah kujadikan mereka sebagai obat
Canda tawa menggemaskan
Tingkah yang lucu
Polos…
Ahhh… rasanya
Berat pundak ini menjadi berkurang bebannya
Melihat mereka yang masih memiliki langkah yang teramat panjang yang harus dilalui
Meski rasanya apa yang aku rasa sudah cukup teramat berat
Apalagi ketika salah seorang diantara mereka menanyakan hal
Yang buatku tersentak
Getir
Mengingat betapa aku harus kuat dan tegar
Melewati begitu banyak tanjakan
Tikungan tajam
Tebing curam
Jurang nan dalam
Kabut tebal
Gelombang tinggi
Badai dahsyat
Tak cukup mampu
Gambarkan apa yang dihati
Kucoba tanpa henti
dalam menjalani ini semua bersama-Nya
Bersama mereka
Membuatku merasa bahwa rahmat-Nya begitu luas
Luas cinta-Nya tergambar dalam tiap senyum dari wajah mereka

tak berguna

Kulihat Cangkir dan isi... ahhhh kosong ternyata,,

Monday, 21 February 2011

permintaanku...

Aku pun berdiam setelah ku tuliskan
pada langit yg dapat tersapu angin
pada pasir pantai yg dapat tersapu air laut
tuk meminta penjagaan-Nya atas ini semua
meski itu tak mungkin
bgitu nalarku berbicara
tp tidak dengan do'aku...

Wednesday, 29 December 2010

karena penuh sembilu

cukup..
suara-suara langit itu
telah cukup meresahkan detik sang waktu
ia sedang berusaha tuk kumpulkan energi bergerak ke sana..
tapi karena suara-suara itu
memerihkan hati yg satu..
meski terkadang ia pun bingung
bagaimana bisa ia persis merasa
jika tanpa terucap kata
mengapa pilu yang ditemukan dalam kalbu?

tapi bukan.. bukan karena berita itu sang waktu terkapar
ia hanya merasa bahwa tembok pun memiliki telinga

perih
sungguh..

aku pilih..
pilih..
pilih..
terbunuh..
daripada meng-aduh
penuh sembilu..

Tuesday, 21 December 2010

detak sang waktu

mata sang elang menghujam sekelebat
pun kemudian..
detak sang waktu berhenti seketika
saat sang elang menyapa mereka
dan..
detak sang waktu pun kembali terhenti
saat peristiwa kepergian elang tlah tiba nanti..
akankah detak dalam detik sang waktu terdengar hingga 3 tahun lagi?
ataukah sebenarnya sekarang tak lagi berdetak karena ia tengah bersiap?
takkan terbayangkan
karna ternyata..
ia tak sanggup
dan takkan pernah mau tuk tak berdetak..

Thursday, 28 October 2010

biar rasa itu tertuang

beribu rasa..
menyelimuti ruang berkabut dingin..
menghempas ragu dalam sudut temaram
sebuah kesalahan atau kebenaran?
ataukah justru pembenaran?
jika seandainya air dalam teko itu kan dituang
kepada gelas manakah selaksa rasa itu kan tertuang?

Thursday, 30 September 2010

meski demikian AKU PERCAYA

bergemuruh....
menggelegar...
lalu rinai hujan pun turun
seakan langit tak sanggup tuk menahan
TAPI...



aku ...
percaya....
bahwa justru kan temukan kebahagiaan
lewat aroma tanah basah yang merasuk hingga sukma
bagai aromaterapi tenangkan jiwa..

Tuesday, 6 April 2010

tanpa terpaksa

tak ada yang bisa memaksa
jika tanpa dorongan hati untuk melakukan
tetap takkan terlaksana

semua memang bisa dipelajari
tapi jika karena terpaksa
maka proses belajar itu takkan maksimal..

Tuesday, 1 December 2009

samar

ingin

























hilang........